PERMAINAN DULU DAN SEKARANG

mainankuHallo kawan… saya datang lagi. Bagi kawan  yang kelahiran tahun 80 an keatas mungkin masih merasakan romantisme masa kecil yang obyek permainannya masih relatif sederhana. Gobagsodor, petak umpet, layangan, mandi di kali, dan permainan permainan lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Bagi anak jaman sekarang mungkin semua nama permainan itu terasa aneh dan kuno serta tidak mengasikkan. Ya tiap tiap generasi memang memiliki ragam permainan yang berbeda.

Namun yang menjadi perhatian saya adalah dampak permainan terhadap perilaku dan karakter bagi pemainnya. Dahulu tanpa olah ragapun badan anak anak pada masa itu relatif sehat dan kuat. Mungkin karena hampir semua jenis permainannya banyak menggunakan otot, seperti gobag sodor, bubuyan, layangan, mandi di kali, dan  permainan lainnya. Hampir semua jenis permainannya menggunakan aktifitas fisik. Secara tidak sadar mereka telah melakukan olah raga, namun olah raga yang mereka lakukan dengan riang gembira dan betul betul menikmatinya. Mereka menganggap permainan saja, namun pada hakikatnya sebuah olahraga yang sangat bagus dampaknya bagi kesehatan mereka.

Belum lagi dampak sosial bagi perkembangan perilaku pelaku yang memainkannya. Kalau kita perhatikan hampir semua jenis permainan jaman waktu itu hanya bisa dimainkan dengan sesamanya,sangat jarang permainan yangbisa dilakukan sendiri. Kalaupun bisa dimainkan sendiri, pasti kurang asyik. Dari sinilah perilaku perilaku yang positif muncul, seperti gemar bersosialisasi, suka menolong, kesetia kawanan dan bentuk kepribadian positif lainnya. Hal ini karena kebanyakan semua jenis permainannya adalah permainan yang mengandalkan kerjasama kelompok (teamwork).

Sangat berbeda denganjenis permainan yang digandrungi anak anak jaman sekarang, sifatnya individualis dan fasif. Main game, nonton televisi,dan main handphone.  Yang saya sebutkan terakhir, pesonanya sangat membius hampir semua  umur. Tua, muda, anak anak. Semuanya asyik dengan handphonenya masing masing.

Hal ini menimbulkan dampak negatif berupa bertambahnya pribadi pribadi yang anti sosisl dengan tingkat kesehatan yang relatif rendah. Keadaan ini timbul karena asyik dengan permainannya masing masing dan kurangnya melakukan aktifitas fisik, sehingga timbul efek domino negatif lainnya.

Kawan semoga tulisan ini menjadi renungan kita bersama untuk memikirkan jenis permainan yang cocok buat buah hatikita.Terima kasih kawan atas kunjungannya.

sumber ilustrasi: trenyuh.com

 

 

 

 

[

Iklan

Tentang setyo adhi

saya hanyalah pria introvert yang sedang belajar menjadi orang'baik'
Pos ini dipublikasikan di Renungan. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s