Cara menanam cabai rawit dalam pot

cabaiSobat yang hobby masak mungkin pernah kehabisan persediaan cabai  padahal masak masaknya lagi seru, mau beli ke warung jauh, minta tetangga malu. Kenapa ngga nyoba nanam cabai dalam pot  saja. Selain bisa untuk dikonsumsi sendiri juga bisa untuk hiasan, kan bagus apalagi  kalau lagi berbuah indah banget, merah menyala!

Kalau belum mencoba mungkin akan terlihat susah namun kalau langsung mempraktekan cara menanam cabai dalam pot relatif mudah kok, caranya bagaimana? Nah berikut saya uraikan dengan singkat, kita membahas  untuk konsumsi rumah tangga sendiri  saja ya, kalau  untuk dijadikan usaha wah tidak di tanam di pot, tapi di kebun dong, kita mbahas  yang enteng enteng aja ya.

Kita mulai yuk :

  • Siapkan biji cabai rawit yang sudah tua dan kualitasnya bagus dan bebas dari hama dan penyakit.
  • Sayat dan ambil bijinya.
  • Jemur dibawah sinar matahari sampai kering.
  • Setelah kering rendam biji cabai dalam air, biji yang mengambang bisa dibuang karena benihnya telah mati. Gunakan saja yang bijinya tenggelam dalam rendaman air.
  • Lakukan pemeraman dengan menyebar merata dalam media basah seperti kain atau koran  basah  kemudian tutup kembali dengan media basah.
  • Biarkan pemeraman sampai menjadi kecambah.
  • Siapkan pula media tanam berupa tanah yang telah diayak hingga mendapatkan  tanah yang halus lalu campurkan dengan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 1
  • Media tanah dapat ditempatkan dalam baki secara merata dengan ketebalan 2 cm, kemudian kecambah disebar merata diatas media tanah lalu tutup lagi dengan media tanam tipis saja .
  • Lakukan penyiraman dengan menggunakan semprotan air dalam bentuk mist agar media tanam tetap lembab, hindari media sampai basah tergenang, kecambah bisa busuk.Biarkanlah kecambah tumbuh hingga memiliki 2 daun

Bila telah memiliki 2 daun bisa dipindahkan ke polibag kecil  yang mempunyai media tanam berupa tanah  dan pupuk kompos. Siram secara teratur untuk menjaga kelembaban media tanam  2 hari sekali.

Setelah memiliki 4 daun pohon cabai kecil mulai bisa dipindahkan ke dalam pot yang telah dipersiapkan seminggu sebelumnya dengan media tanam tanah  sekam dan kompos.  Setelah ditanam lakukan penyiraman sehari sekali, jangan terlalu sering menyiram untuk menghindari busuk akar. Untuk menopang batang cabai berilah ajir berupa bambu kecil di samping pohon cabai lalu ikat dengan tali agar pohon tetap tegak.

Teruslah dipelihara agar tetap tumbuh sehat, berilah pupuk kandang dan sedikit pupuk kimia untuk menjamin pertumbuhan tanaman cabai. Bila terjadi serangan  hama dan penyakit semprotlah dengan pestisida yang cocok dengan serangan hama dan penyakit.

Mungkin kalau cuma dibaca akan kelihatan rumit namun bila dipraktekan akan lebih mudah  dirasakan. Biasa teori lebih susah difahami dari pada dipraktekan. Just do it!

Mudah mudahan bermanfaat dan terima kasih sobat atas kunjungannya.

Baca juga cara-menghaluskan-telapak-tangan-dengan-daun-pepaya

Iklan

Tentang setyo adhi

saya hanyalah pria introvert yang sedang belajar menjadi orang'baik'
Pos ini dipublikasikan di tanaman dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s