Apalah Arti Sebuah Nama

whats in a name  Apalah arti sebuah nama. Benarkah bahwa nama itu ga ada artinya. Ga penting, apa saja boleh mengambil nama sembarangan, suka suka saja. Maka ketika seorang ayah memiliki anak, jika tidak mementingkan nama, mestinya bebas saja memilih nama yang dia kehendaki untuk anaknya. Yang penting keren. Tapi aneh, kalau nama ga ada arti dan pentingnya mengapa memilih nama  yang dia sukai. Mengapa memilih nama, ngga asal saja. Kalau nama ga ada artinya, kasih saja nama anaknya Rapakra (ga jelas), atau Dugal (keras kepala), atau Jahanam (neraka). Pasti bapaknya anak tersebut akan menolak mentah mentah semua nama yang saya sodorkan tadi.

Di dalam budaya jawa, ketika anaknya lahir seorang bapak tidak akan sembarangan memberi nama untuk anak yang disayanginya. Bahkan orang baheula yang  berduit biasanya memiliki primbon arti sebuah nama. Jadi tidak asal asalan memberi sebuah nama. Nama yang di berikan pada anaknya adalah doa dan harapan. Maka dipilihlah nama  nama yang indah dalam budaya jawa seperti Slamet, Kukuh, Prakoso, Sekar Wangi, Arumsari. Ga mungkin di kasih nama Jahanam, Brangas, Gentho ataupun Piyik, Pitik, bahkan Ngenes walaupun namanya mirip mirip nama artis Agnes yang go internasional itu.

Tidak sampai disitu saja orang tua jawa akan mempatenkan nama yang diberikan pada anaknya dengan slametan bubur merah bubur putih, agar orang lain tidak sembarangan saja memanggil anak kesayangannya dengan nama Kucluk, Keple, Blendhos, Bagol dan panggilan ejekan akrab lainnya di komunitas tongkrongannya.

Bahkan dalam agama Islam nama sangatlah berarti. Bahkan Allahpun telah menetapkan Nama Nama yang indah (Asmaul Husna) yang dipilihNya Sendiri yang disebutkan dalam Al Quran. Karena Asmaul Husna adalah Nama Nama Kebesaran dan Keagungan   Allah maka bila manusia ingin memakai nama Asmaul Husna itu maka dianjurkan untuk mengawali dengan nama Abdul atau Abdi sebagai pernyataan bahwa dia hambaNya yang Rahman, Rahim, Latif dan sejenisnya.

Setelah mengetahui kenyataan ini masihkah kita sembarangan saja mengutip penggalan dialog antara romeo dan juliet ini. Lalu menyimpulkan bahwa nama itu tidaklah penting. Saya sendiri belum pernah membaca kisah cinta itu secara utuh, tapi mungkin maksud dari juliet  mengatakan apalah arti sebuah nama “capulet” agar permusuhan antara kelompok (trah) capulet dan montague tidak semakin meruncing yang akan mempersulit kisah kasih yang mereka jalin. Mungkin lho ya? Bisa jadi saya salah. Lagipula kalimat pendek ini tafsirannya ambigu. Hanya mas Shakespeare saja yang ngerti maksud dan tujuan kalimat  itu.

Sah sah saja mengatakan apalah arti sebuah nama, agar orang segera berhenti dari debat kusir mengenai sebuah nama. Karena dikhawatirkan  perdebatan mengenai arti sebuah nama itu akan menimbulkan perselisihan yang tidak perlu terjadi .

Itu saja opini saya, mungkin sobat punya opini lain? Ya tentu saja! Bebas kok, yang penting kita masih sohiban kan?

Terima kasih sobat atas kunjungannya, jangan kapok ya?

Baca juga kemarau-panjang-kekeringan

Sumber gambar : Barbdahlgren.com

Iklan

Tentang setyo adhi

saya hanyalah pria introvert yang sedang belajar menjadi orang'baik'
Pos ini dipublikasikan di 0pini dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s