Lagi Sedih? Inilah Cara Saya Mengatasinya.

Halo sobat sedih hatinampaknya anda sedang bersedih ya? Kalau tebakan saya benar mudah mudahan anda  bisa menghadapi dan mensyukuri masalah yang anda alami. Kesedihan hati juga merupakan nikmat dari Tuhan yang mesti kita syukuri.

Sedih ko’ disyukuri?

Dengan adanya kesedihan anda bisa merasakan arti dari  eksistensi sesuatu yang anda miliki selama ini. Kalau anda merasa sedih karena kehilangan ‘sesuatu’ maka anda akan merasa betapa berartinya sesuatu yang kini hilang itu. Dari sinilah kita akan bisa mulai mensyukuri apapun yang masih kita miliki.

Mengapa  bersedih?

Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang bersedih, mungkin kehilangan harta, anggota keluarga, kekurangan harta, tidak bisa mewujudkan yang diinginkannya, cinta ditolak, dihina orang lain, dan lain sebagainya. Beda orang beda derita.

Okelah, trus bagaimana cara menghilangkan kesedihan hati ini?

Saya bukanlah ahli dibidang ini, saya justru orang yang sering mengalami kesedihan. Karena sering bersedih inilah maka saya memiliki beberapa buku tentang kesedihan dan mempraktekkan anjuran dari buku itu, saya juga googling mencari solusi untuk mengatasi  kesedihan yang saya alami.

Kalau semua teori itu dipraktekan tentu sangat ribet, karena tiap tiap orang memiliki karakter yang tidak sama, jadi terapi yang cocok untuk si ‘anu’ belum tentu cocok untuk si ‘ini’.

Saya hanya akan menceriterakan cara cara yang  saya lakukan untuk mengatasi kesedihan yang saya alami, dan biasanya sih ‘ it work’.  Inilah yang biasa saya lakukan :

  • Menyadari bahwa bahagia dan kesedihan datang dan pergi silih berganti.

Kalau sekarang sedih maka pasti  akan ada kebahagiaan di hari esok. Kalau hari ini hujan dan badai  berarti besok akan ada pelangi dan cuaca yang cerah. Setiap kesulitan selalu di sertai dengan dua kemudahan.

“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)” (Qs.Ali ‘Imran:140 )

Juga,

“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”(Qs. Alam Nasyroh:5-6)

Saya selalu mengingat ayat ayat ini sehingga meskipun disaat merasa sedih hati masih memiliki harapan akan janji kemudahan yang dijanjikan Allah. Dan  saya  meyakini kesedihan juga dialami oleh setiap orang, kalau orang lain mampu bertahan, sayapun pasti bisa!

  • Melakukan kegiatan yang positif, terutama yang membutuhkan gerak fisik

Kesedihan akan bertambah bila kita hanya duduk merenungi nasib yang sedang dialami. Kalau kita melakukan kegiatan fisik maka konsentrasi akan berpindah pada kegiatan yang kita jalankan sehingga kesedihan bisa terlupakan. Bisa olah raga, jalan jalan. Biasanya saya bawa senapan angin melintasi bukit bukit mencari tupai dan hama lainnya, meskipun saya tidak lihai menembak. Yang penting menguras tenaga. Setelah kecapaian pulang lalu tertidur pulas.

  • Menemui sahabat atau kerabat

Bila telah bertemu dengan sahabat atau keluarga biasanya ngobrol. Saya biasa mendengarkan   curhatan orang, kadang saya jadi sadar bahwa yang punya masalah bukan saya saja, orang lain juga punya, bahkan masalah mereka lebih berat, lalu ngapain harus bersedih berlebihan?

  • Sholat Malam (Tahajjud)

Kelemahan saya adalah pemalu. Kalau bertemu sahabat saya tidak bisa curhat kesedihan yang saya alami. Malu dan takut diceritakan pada teman lainnya, maka  saya curhatnya pada Allah saja. Saya tidak takut diketahui orang lainnya. Keistimewaan tahajjud ini, biasanya  dada jadi plong dan mendapat pencerahan jalan keluar. Anda bisa baca cara saya supaya dapat bangun malam tahajjud.

  • Mendengarkan lagu indah yang memotivasi

Dengarkan lagu yang memberi semangat untuk tetap tegar menghadapi masalah yang menyedihkan. Saya menyukai lagu  jawa ‘Kutut Manggung’,  ‘Jangan Menyerah’nya  D’Masive, ‘Jangan Bersedih’nya Tiffani Kenanga, ‘Let it be’nya The Beatles, ‘Trouble is a friend’ nya Lenka, ‘My Way’nya Frank Sinatra, ‘Insha Allah’nya Maher Zain. Pokoknya yang  penting hati adem ngga  lemah dan nglokro. Bagi yang Muslim dengerin alunan suara orang mengaji, seperti  suara Sa’ad al Gamidi atau Abdurahman As Sudais dan lainnya.

  • Melihat sosok manusia dari kejauhan

Mungkin ini rada aneh. Tapi sungguh, saya biasa naik ke ketinggian bukit lalu melihat sosok manusia dari kejauhan dan ketinggian bukit (gunung) . Manusia terlihat kecil sekali. Apapun masalah yang dihadapi oleh setiap manusia sangatlah kecil dibandingkan dengan alam sekitarnya, apalagi dibandingkan dengan Alam semesta. Laksana debu. Lalu mengapa kadang kita merasa masalah yang kita hadapi seperti menggendong bumi, beraaat banget. Padahal kalau dilihat dari kejauhan mustahil menggendong bumi . Kitalah yang suka membesar besarkannya. Atau jiwa kita yang terlalu kerdil, sehingga masalah kecil saja sudah terlihat besaar dan beraaat!

Sobat  semua kesedihan hanya karena kita terlalu terfokus pada diri sendiri. Kalau mau melihat keluar diri sendiri, maka kesedihan akan terasa biasa  biasa saja. Semua orang punya  kesedihan, punya derita, tinggal bagaimana menyikapinya. Beda orang beda cara.

Mudah mudahan kita semua bisa menyikapi kesedihan dengan arif sehingga bisa memetik hikmah dari masalah yang kita rasakan.

Sekian dulu postingan kali ini, semoga bermanfaat. Terima kasih sobat atas kunjungannya.

Iklan

Tentang setyo adhi

saya hanyalah pria introvert yang sedang belajar menjadi orang'baik'
Pos ini dipublikasikan di cara mengatasi dan tag , , , , , , , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s