JANGAN TAKUT GAGAL

jangan-takut-gagalTentu banyak dari kita ingin memiliki sesuatu. Mungkin berupa barang,  ilmu, ataupun keahlian dalam bidang tertentu. Dan kita juga sadar bahwa semua yang  ingin kita wujudkan hanya bisa didapatkan dengan suatu usaha. Namun banyak dari kita tidak mau bertindak melakukan usaha untuk mewujudkan impiannya dengan berbagai alasan. Salah satu alasan yang umum adalah karena takut gagal.

Ketakutan akan kegagalan yang menghantui hampir setiap orang adalah  merupakan  hal yang lumrah. Setiap orang memiliki sisi rasa takut. Namun bila ketakutan itu mengalahkan rasio lalu dan berhenti dari melakukan tindakan yang positif maka ketakutan semacam inilah yang harus ditangani secara serius.

Kegagalan adalah proses yang alami. Hampir setiap orang mengalami  kegagalan pada percobaan pertama. Ya dalam bidang apapun juga. Ketika pertama belajar berjalan juga pasti jatuh. Ketika pertama belajar naik sepeda juga terpeleset bahkan hingga luka. Ketika pertama belajar bicara bahasa inggris juga belepotan dan ditertawakan orang. Semua pasti mengalami kegagalan pada percobaan pertama. Lalu apa masalahnya?

Kalau kita tidak mau menengok pada penderitaan dan kesulitan yang dihadapi orang lain mungkin kita akan merasa bahwa hanya kitalah yang memiliki masalah ini. Namun bila kita mau peduli keadaan orang lain, kita pasti akan menyadari bahwa ternyata banyak dari orang lain yang jauh mengalami kesulitan dan kegagalan yang lebih berat dari kita.

S0bat pasti pernah membaca kisah seorang Nick Vujivic yang sejak lahir tidak memiliki tangan dan kaki sedikitpun. Kalau kita mengalami hal seperti itu, pasti sudah entah bagaimana rasanya. Ya memang Nickpun pernah merasa putus asa dan pernah berusaha bunuh diri,  namun ternyata mampu bangkit kembali dan mengatasi segala kesulitan dan kegagalan hidupnya.

Begitupun kisah Thomas Alfa Edison yang melegenda itu. Beribu ribu kali mengalami kegagalan dalam usaha menemukan formula bola lampu pijar yang diinginkannya. Mungkin kalau kita yang mengalami kegagalan semacam itu, kita sudah  menyerah ketika mengalami kegagalan yang kedua, atau yang ketiga atau maksimal yang ke seratus. Tetapi Edison tidak mau menyerah,  Edison terus bertekun, hingga ia berhasil menemukan formula yang diinginkannya.

Kebanyakan orang yang sukses tidak memandang kegagalan sebagai kejadian yang final dan tidak bisa diperbaiki. Mereka menganggap kegagalan sebagai proses yang wajar dalam menuju kesuksesan. Kegagalan dianggap sebagai batu loncatan untuk meloncat  ke jenjang yang lebih baik lagi.

Mungkin sebagian dari sobat ada yang mengalami,  minimal merasakan kegagalan, jangan terlalu bersedih.  Banyak buku bagus yang membahas tentang kegagalan. Diantaranya yang dikarang oleh John C. Maxwell dengan bukunya Failing Forward dan juga Billi P.S Lim dalam bukunya Dare to Fail dalam versi indonesianya Berani Gagal. Buku buku itu membahas panjang lebar tentang nilai kegagalan di lihat dari sudat pandang yang semestinya. Sobat bisa belajar dari buku buku itu, sehingga tidak terlalu serius memandang kegagalan.

Itu saja postingan singkat kali ini , semoga bermanfaat. Terima kasih atas kunjungannya.

Baca juga :  cara-ampuh-mengatasi-rasa-takut-gagal

Sumber ilustrasi : Twitter,com

Iklan

Tentang setyo adhi

saya hanyalah pria introvert yang sedang belajar menjadi orang'baik'
Pos ini dipublikasikan di motivasi dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s