Menerima Pilihan Allah

tawakkal-pada-allahDalam kehidupan sehari hari banyak kita jumpai kenyataan yang kontradiktif dengan keinginan yang kita harapkan. Mungkin kita ingin mendapatkan A, ternyata yang kita dapatkan B.

Begitupun dalam berdoa, kadang kita sudah bersungguh sungguh dalam berdoa siang dan malam meminta sesuatu pada Allah, namun akhirnya  yang kita dapatkan mungkin berbeda dengan yang kita mohonkan pada Allah.

Apakah Allah salah memberi permintaan yang kita doakan?

Maha Suci Allah dari segala kesalahan. Allah tidak mungkin salah memberi karunia pada hamba hambanya. Allah telah memilihkan  yang terbaik buat hamba hambanya. Namun memang pilihan Allah kadang berbeda dengan pilihan hambanya. Allah memilihkan pilihan untuk hamba hambaNya dengan pertimbangan IlmuNya yang meliputi pengetahuan masa kini dan masa yang akan datang, sedangkan hambanya memilih berdasarkan nafsu dan keinginan yang diliputi ketidaktahuan akan rahasia yang lahir maupun yang ghaib. Allah Maha Tahu yang terbaik untuk kita sebagai hambaNya.

Allah berfirman,”Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Qs. 2:216)

Lalu setelah mengetahui kenyataan ini, harus bagaimana dong?

Yang terbaik adalah tawakkal, maenyerahkan hasil pilihan Allah. Allah lebih mengetahui yang terbaik untuk hambaNya. Lalu ikhlas menerima pilihan Allah, syukuri sebagai rahmat dan karuniaNya, apapun bentuknya. Dia yang mengetahui yang terbaik untuk hamba hambaNya.

Sobat, kita semua masih belajar. Ya belajar untuk mengamalkan apa yang diperintahkan oleh Allah dan dicontohkan oleh utusanNya. Saya sendiri masih merangkak untuk bisa mengamalkannya. Mungkin amalan yang satu sudah mulai dijalankan sedangkan amalan yang lainnya masih belum mampu dilakukan. Maklum masih belajar merangkak!

Terima kasih sobat atas kunjungannya, semoga yang singkat ini bisa jadi sarana untuk saling mengingatkan.

Baca juga              : allah-memberi-ujian-sesuai-kemampuan-hambanya

Sumber ilustrasi : wisatahatijateng.com

Iklan

Tentang setyo adhi

saya hanyalah pria introvert yang sedang belajar menjadi orang'baik'
Pos ini dipublikasikan di Cara Allah, Tak Berkategori dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Menerima Pilihan Allah

  1. Ping balik: Mensyukuri Pemberian Tuhan | kunangimoet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s