Jatuh? Ya Tinggal Bangkit Lagi!

jatuh? tinggl bangkit lagiNo Body Perfect. Familier sekali kan ungkapan  ini. Biasanya ungkapan ini digunakan untuk menghibur diri bila mengalami kejatuhan  atau gagal dalam melakukan usaha. Karena ketidak sempurnaan itulah maka wajar saja bila manusia mengalami kejatuhan dalam suatu usaha mencapai tujuan.  Memang pedih ketika langkah kita menggapai mimpi, tersandung kendala yang menyebabkan kita jatuh.Namun tak jarang orang yang mengalami kegagalan itu tak mau mencoba lagi. Lalu haruskah kita menyerah untuk bangkit? Ah berarti sia sia langkah kita yang telah kita tempuh sejauh ini. Lalu apa yang terbaik kita lakukan?

Berikut langkah langkah yang sebaiknya kita lakukan agar usaha yang telah kita lakukan sejauh ini tidak sia sia, dan kembali move on dari kegagalan. Tanpa basa basi berikut solusi yang mungkin diambil  :

1. Instropeksi diri

Bila kita mengalami kegagalan dalam usaha mewujudkan impian, maka tak perlu kita tengok kanan dan kiri mencari orang yang bisa dijadikan kambing hitam untuk mengungkapkan kekesalan mengenai kegagalan yang kita alami. Segala yang menimpa diri kita ini, mutlak tanggung jawab diri sendiri. Semua akibat kesalahan diri kita  sendiri. Yang terbaik segera menenangkan hati, dan dengan ikhlas menerima tanggung jawab atas kejadian ini. Lalu ambil kertas dan pensil untuk mencari, mencatat dan menganalisa kesalahan kita yang menjadi penyebab  kegagalan ini terjadi, kemudian ambil langkah konkrit untuk mengatasi kejadian yang tidak kita sukai tersebut.

2.Persiapkan diri untuk bangkit.

Tidak masalah berapa kali kita gagal  dan pada percobaan yang mana kita gagal. Kita terima suatu kegagalan sebagai hal wajar. Yakini bahwa semua orang mengalami hal yang sama ketika melakukan usaha.Yang penting persiapkan diri untuk bangkit dan mengulangi percobaan yang sebelumnya sampai menemukan irama dan celah untuk bisa melanjutkan langkah selanjutnya hingga berhasil mencapai tujuan.

Kalau kita membaca biografi orang orang orang besar, kita akan dibuat terkagum kagum pada kehebatan daya tahan mereka untuk tetap tegar menolak untuk menyerah dan berhenti mengejar impiannya.

Coba baca biografi Thomas A Edison yang mengalami ribuan kegagalan dalam menemukan formula bola pijarnya, Henry Ford yang memimpikan mobil impiannya yang hampir membuat para insinyurnya putus asa mewujudkan impian bossnya untuk memiliki mobil dengan mesin 8 silinder dalam satu blok. Baca juga perjalanan para pesohor sukses di bumi indonesia dalam membangun kesuksesannya, contohnya Bob Sadino, Harry Tanusudibyo dan tokoh tokoh lain yang bisa menginspirasi untuk kembali bangkit dari keterpurukan.

3. Berhenti mengasihani diri sendiri

Kadang kala ketika kita terpuruk jatuh, kita merasa diri kitalah yang paling sial di dunia ini. Apalagi kalau kita sibuk memandang kesialan diri dan menengadah pada  kejayaan orang lain. Namun sejatinya selalu saja ada orang yang lebih sengsara di bandingkan dengan diri kita sendiri. Di atas langit ada langit, dibawah laut ada laut yang lebih dalam. Jangan pernah putus  asa.

Sebelum berputus asa cobalah melihat  manusia hebat ini  yang begitu gigih melawan keterbatannya untuk bisa hidup sejajar dengan orang normal. Contohnya Helen Keller yang buta dan tuli namun bisa muncul sebagai penulis hebat melebihi orang yang normal. Juga Nick Vujivick yang tidak memiliki tangan dan kaki sama sekali, namun bisa eksis sebagai motivator ternama mengalahkan manusia normal pada umumnya.

Jadi berhentilah mengasihani diri sendiri dan berputus asa untuk berjuang mengejar mimpi. Cukupkan haru biru itu, mantapkan hati untuk menyusul para pejuang untuk meraih mimpi. Tidak ada yang mustahil bila mau bekerja keras dibarengi dengan kesabaran dan keikhlasan hati untuk menerima apapun resikonya sebagai harga yang harus ditebus untuk mencapai kejayaan.

4.Belajar dari kesalahan orang lain.

Kita tidak perlu melakukan kesalahan seperti yang dilakukan orang lain’kan? Kita amati pelajaran berharga dari pengalaman orang lain, apa yang menyebabkan orang lain jatuh. Apa akibat dari kejatuhannya dan langkah apa saja yang perlu diambil agar kita tidak mengalami pengalaman pahit seperti yang dialami oleh orang lain.

Langkah ini lebih baik karena akan menyingkat waktu dan menghindarkan kepedihan hati bila mengalami kepahitan semacam itu. Dan tentu saja solusinya lebih mudah ditangani daripada bila hal tersebut benar benar terjadi pada diri kita, apalagi bila kejadiaan pahit itu terjadi tanpa persiapan apapun. Ribet banget ‘kan?

5. Sharing/ Berbagi

Poin ini jarang sekali dimasukan ke dalam cara mengatasi kegagalan .  Mungkin karena poin ini berkaitan dengan keyakinan.  Hampir semua agama mengajarkan “Apa yang kau berikan, seperti itulah apa yang kau dapatkan”, bahkan Tuhan akan memberikan ganjaran yang berlipat ganda bila dibandingkan dengan apa yang kita berikan pada orang lain.

Kalimat di atas berarti apabila kita memberikan solusi pada orang yang sedang ditimpa kegagalan atau musibah, maka kitapun akan memperoleh solusi yang berlipat ganda bila mengalami kegagalan. Kita tidak akan berlarut larut dalam kebingungan, karena Tuhan akan mengirimkan petunjuk untuk mengatasi kesulitan yang kita hadapi.

Banyak orang yang terjatuh, dan terlalu lama berpikir untuk kembali move on. Hal ini kemungkinan terjadi karena bingung langkah apa yang harus ditempuh sedangkah solusi belum ada. Bila anda sering memberikan solusi pada orang lain yang sedang mengalami keterpurukan, maka ketika anda jatuhpun solusi akan datang entah dari siapaun yang akan menggugah semangat anda untuk bangkit dan kembali move on.

Oke sobat, semoga terinspirasi untuk tetap semangat dan berjuang, Terima kasih sobat atas kunjungannya.

Baca juga  :  Jangan Pernah Menyerah

Iklan

Tentang setyo adhi

saya hanyalah pria introvert yang sedang belajar menjadi orang'baik'
Pos ini dipublikasikan di motivasi dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s